Grand Opening PII 2026 UKMI UNIVET
Sukoharjo, 27 Juli 2026 – Unit Kegiatan Mahasiswa Islam (UKMI) Universitas Veteran Bangun Nusantara (UNIVET) sukses menggelar Grand Opening Pekan Ilmiah Islam (PII) 2026 yang diawali dengan Seminar IPTEK di Auditorium Universitas Veteran Bangun Nusantara. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja unggulan Bidang Syiar UKMI yang bertujuan menjadi wadah pengembangan intelektual, spiritual, kreativitas, serta inovasi mahasiswa dalam menghadapi tantangan era digital melalui berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif. Mengusung tema “Islamic Youth: Bersatu dalam Dakwah, Berkarya dalam Prestasi yang Kreatif.

Grand Opening PII 2026 dibuka secara resmi melalui prosesi pemukulan gong oleh Wakil Rektor III Universitas Veteran Bangun Nusantara, Bapak Djatmiko Hidayat, S.Pd., M.Pd. Prosesi pembukaan tersebut didampingi oleh Bapak Ahmad Rosyid, M.Pd. selaku Pembina UKMI, Bapak Hamda Kharisma Putra, S.Pd., M.Pd selaku Kepala BAK, Anung Jalu Pamungkas selaku Ketua DEMA, Banu Aji Wicaksono selaku Ketua BEM, Rifqi Nur Cholis selaku Ketua Panitia, serta Rohmat Sholeh selaku Ketua Umum UKMI. Pemukulan gong tersebut menjadi simbol resmi dibukanya rangkaian Pekan Ilmiah Islam (PII) 2026 yang terbuka bagi mahasiswa, pelajar SMA/SMK se-Soloraya, dan masyarakat umum. PII 2026 menghadirkan berbagai kegiatan yang edukatif, kompetitif, dan inspiratif, meliputi Seminar IPTEK, Lomba Islami Tingkat SMA/SMK se-Soloraya, Kajian Akbar, Perpustakaan Keliling (Perpusling) Sukoharjo, serta Stand. Penyelenggaraan kegiatan ini turut didukung oleh 29 sponsor, 31 media partner, serta Perpusling Sukoharjo, yang berkontribusi dalam menyukseskan dan memeriahkan seluruh rangkaian acara

Pada hari pertama, Senin (27/07), PII 2026 menghadirkan Seminar IPTEK dengan narasumber Lovandri Danda Putra, M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Ahmad Dahlan, Founder HighTechTeacher-ID, Instructional Media Specialist, sekaligus influencer di bidang pendidikan. Seminar mengangkat tema “IMPACT (Innovation, Productivity, Adaptation, and Creative Technology): Menciptakan Mahasiswa Berdampak di Era Digital.” Melalui seminar ini, peserta diajak memahami pentingnya inovasi, meningkatkan produktivitas, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta membangun kreativitas untuk menjadi generasi yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat di era digital.
Memasuki hari kedua, Selasa (28/07), PII 2026 menyelenggarakan Lomba Islami Tingkat SMA/SMK se-Soloraya yang meliputi Lomba Cerdas Cermat (LCC), Da’i, dan Musabaqah Tartil Al-Qur’an (MTQ). Kegiatan ini menjadi ajang bagi para pelajar untuk menggembangkan potensi akademik maupun keagamaan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat dalam bingkai nilai-nilai Islam.
Rangkaian kegiatan ditutup pada hari ketiga, Rabu (29/07), melalui Kajian Akbar yang sekaligus menjadi penutupan resmi Pekan Ilmiah Islam (PII) 2026. Prosesi penutupan ditandai dengan pemukulan gong oleh Ibu Ratih Wijayava, S.Pd., M.Hum., selaku Pembina NISA’, sebagai simbol berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan. Kajian Akbar menghadirkan Gus Amin Fadhli, Direktur Pondok Indonesia Creator Academy, dengan mengusung tema “Melangitkan Doa, Membumikan Langkah.” Kajian tersebut mengajak peserta untuk memperkuat keimanan melalui doa dan mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Penutupan PII 2026 juga menjadi momentum untuk meneguhkan semangat dakwah, kolaborasi, dan prestasi.
Melalui penyelenggaraan Pekan Ilmiah Islam (PII) 2026, UKMI Universitas Veteran Bangun Nusantara berharap kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi bagi mahasiswa, pelajar, dan masyarakat dalam mengembangkan wawasan keislaman, meningkatkan kapasitas akademik, memperluas jejaring, serta membangun karakter generasi muda yang berintegritas, kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan mengusung semangat “Islamic Youth: Bersatu dalam Dakwah, Berkarya dalam Prestasi yang Kreatif,” PII 2026 diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki akhlak mulia, semangat berdakwah, serta kesiapan untuk memberikan kontribusi nyata bagi agama, bangsa, dan masyarakat.


