Mahasiswa Didorong Aktif dan Kritis dalam Kehidupan Bermasyarakat pada PKKMB UNIVET BANTARA

Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Veteran Bangun Nusantara (UNIVET BANTARA) menghadirkan materi ketiga yang mengangkat tema “Peran Mahasiswa di Lingkungan Masyarakat.” Materi tersebut disampaikan oleh Sdr. Tiyo Ardianto, Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM) Tahun 2025–2026.

Dalam pemaparannya, Tiyo Ardianto menekankan pentingnya mahasiswa memiliki kepedulian terhadap kondisi sosial di lingkungan masyarakat. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu mengambil peran sebagai bagian dari masyarakat yang aktif, kritis, dan peka terhadap berbagai persoalan di sekitarnya.

Salah satu pembahasan yang disampaikan adalah mengenai aktivisme mahasiswa. Mahasiswa memiliki ruang yang luas untuk menyampaikan gagasan, melakukan advokasi, serta berkontribusi dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat. Aktivisme, menurutnya, tidak selalu harus diwujudkan melalui aksi demonstrasi, tetapi dapat dilakukan melalui berbagai bentuk kegiatan positif yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan.

Selain aktivisme, materi juga membahas mengenai politik dan keterkaitannya dengan kehidupan masyarakat. Tiyo menyoroti masih adanya pandangan di tengah masyarakat yang menganggap bahwa politik tidak memiliki pengaruh langsung terhadap kehidupan sehari-hari. Padahal, berbagai kebijakan yang berkaitan dengan pendidikan, ekonomi, kesehatan, pekerjaan, hingga kehidupan sosial merupakan bagian yang tidak terlepas dari proses politik.

Oleh karena itu, mahasiswa sebagai kelompok intelektual diharapkan mampu memahami berbagai persoalan politik secara lebih objektif. Mahasiswa perlu melihat politik bukan sekadar persoalan perebutan kekuasaan, tetapi juga sebagai proses yang berpengaruh terhadap arah kebijakan dan kehidupan masyarakat.

Dalam konteks tersebut, kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu hal penting yang harus dimiliki mahasiswa. Mahasiswa diharapkan tidak mudah menerima informasi begitu saja, melainkan mampu mencari sumber yang kredibel, menganalisis berbagai sudut pandang, serta membangun pendapat berdasarkan data dan argumentasi yang kuat.

Tiyo juga mengajak mahasiswa baru UNIVET BANTARA untuk mulai membangun kesadaran bahwa status sebagai mahasiswa membawa tanggung jawab sosial. Lingkungan kampus dapat menjadi ruang awal bagi mahasiswa untuk belajar menyampaikan pendapat, berdiskusi, menghargai perbedaan, serta memahami berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat.

Melalui materi tersebut, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya menjadi individu yang berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mampu menjadi generasi yang peduli, kritis, dan berkontribusi terhadap masyarakat. Peran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan dapat diwujudkan melalui gagasan, tindakan, dan kontribusi nyata sesuai dengan bidang serta kemampuan masing-masing.

Materi “Peran Mahasiswa di Lingkungan Masyarakat” menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian PKKMB UNIVET BANTARA untuk membekali mahasiswa baru dengan perspektif yang lebih luas mengenai posisi dan tanggung jawab mahasiswa, baik di lingkungan kampus maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

You may also like...