Edukasi Sejak Dini, Tim PPKO HMPM Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Budidaya Maggot di SD N Palur 06

Desa Palur, Mojolaban – Tim Program Peningkatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) Himpunan Mahasiswa Penyuluhan Masyarakat (HMPM) 2026 terus memperluas jangkauan edukasi lingkungan hingga ke tingkat sekolah dasar. Bertempat di SD N Palur 06, Dukuh Randusari, Desa Palur, Kecamatan Mojolaban, tim mahasiswa menggelar kegiatan sosialisasi dan pelatihan pengolahan sampah organik berbasis budidaya maggot pada Selasa (28/07/2026). Kegiatan yang diikuti oleh siswa-siswi kelas 4, 5, dan 6 ini menjadi langkah strategis dalam menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini, sekaligus mendukung keberlanjutan program “Green Loop Village: Strategi Inkubasi Maggotpreneur untuk Akselerasi Desa Palur Menuju Desa Wirausaha”.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pemaparan materi yang dibawakan secara interaktif dan menyenangkan. Mahasiswa mengajak para siswa untuk menyegarkan kembali ingatan mereka tentang perbedaan sampah organik dan anorganik. Diskusi berkembang saat tim menjelaskan dampak penumpukan sampah organik jika tidak dikelola dengan benar, lalu mengenalkan larva maggot Black Soldier Fly (BSF) sebagai solusi alami yang cepat dan ramah lingkungan. Penyampaian materi dikemas secara komunikatif melalui peragaan contoh bentuk fisik maggot di setiap tahapan perubahannya. Suasana kelas makin hidup ketika mahasiswa menyelingi penjelasan dengan kuis-kuis ringan yang disambut gembira oleh para siswa.
Memasuki sesi praktikum, antusiasme siswa-siswi SD N Palur 06 makin memuncak. Mahasiswa memandu demonstrasi cara menetaskan telur maggot serta menyiapkan media tumbuh secara bertahap (step-by-step) agar mudah dipahami. Tidak hanya mengamati, beberapa siswa bahkan dengan berani menjadi relawan untuk memegang maggot dan mempraktikkan langsung proses penetasannya secara mandiri. Tim mahasiswa merespons rasa ingin tahu anak-anak dengan sabar, menjawab setiap pertanyaan yang dilontarkan, serta membimbing proses praktik dengan penuh kehangatan.

Melalui kegiatan edukasi ini, tim PPKO HMPM berharap dapat membentuk karakter generasi muda yang peka dan peduli terhadap kebersihan lingkungan sejak dini. Pemahaman yang diperoleh para siswa diharapkan tidak hanya menjadi pengetahuan di sekolah, tetapi juga menjadi kebiasaan baik yang diterapkan di lingkungan rumah masing-masing dalam memilah dan mengolah sampah organik secara bijak.
Sebagai penutup rangkaian acara, tim PPKO HMPM menyerahkan media edukasi budidaya maggot secara simbolis kepada pihak sekolah sebagai sarana pembelajaran berkelanjutan bagi siswa SD N Palur 06. Sebelum mengakhiri kegiatan dengan sesi foto bersama, tim mahasiswa tidak lupa mengingatkan dan mendampingi seluruh siswa untuk mencuci tangan menggunakan sabun hingga bersih setelah berinteraksi langsung dengan media maggot.


